Minggu, 22 April 2012

Manusia dan Tanggung Jawab



Assalammualikum Wr. Wb 
Pada postingan pertama ini saya akan menjelaskan menganai “Manusia dan Tanggung Jawab”. Seperti yang mungkin telah di jelaska diblog-blog lainnya. Seperti kita ketahui manusia bahwa setiap manusia memiliki rasa tanggung jawab dan dalam postingan ini saya akan coba menjelaskan apa arti tanggung jawab itu dan macam-macam dari tanggung jawab itu sendiri.
1)    Pengerian Tanggung Jawab
Pengertian tanggung jawab memang seringkali terasa sulit untuk menerangkannya dengan tepat. Adakalanya tanggung jawab dikaitkan dengan keharusan untuk berbuat sesuatu, atau kadang-kadang dihubungkan dengan kesedihan untuk menerima konsekuensi dari suatu perbuatan. Banyaknya bentuk tanggung jawab ini menyebabkan terasa sulit merumuskannya dalam bentuk kata-kata yang sederhana dan mudah dimengerti. Tetapi kalau kita amati lebih jauh, pengertian tanggung jawab selalu berkisar pada kesadaran untuk melakukan, kesediaan untuk melakukan, dan kemampuan untuk melakukan.
Dalam kebudayaan kita, umumnya “tanggung jawab” diartikan sebagai keharusan untuk “menanggung” dan “menjawab” dalam pengertian lain yaitu jika kita melakukan sesuatu yang positif maupun negatif harus siap menerimaapapun akibatnya baik akibat yang bagus ataupun yang buruk.
Pengertian dari tanggung jawab adalah siap menerima kewajiban atau tugas”. Arti tanggung jawab di atas semestinya sangat mudah untuk dimengerti oleh setiap orang. Tetapi jika kita diminta untuk melakukannya sesuai dengan definisi tanggung jawab tadi, maka seringkali masih merasa sulit, merasa keberatan, bahkan ada orang yang merasa tidak sanggup jika diberikan kepadanya suatu tanggung jawab. Kebanyakan orang mengelak bertanggung jawab, karena jauh lebih mudah untuk “menghindari” tanggung jawab, daripada “menerima” tanggung jawab.
Tuntutan yang teguh bahwa anak harus setia melakukan tugas-tugas kecil itu, memang menimbulkan ketaatan. Namun demikian bersamaan dengan itu bisa juga timbul suatu pengaruh yang tidak kita inginkan bagi pembentukan watak anak, karena pada dasarnya rasa tanggung jawab bukanlah hal yang dapat diletakkan pada seseorang dari luar, rasa tanggung jawab tumbuh dari dalam, mendapatkan pengarahan dan pemupukan dari sistem nilai yang kita dapati dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. Rasa tanggung jawab yang tidak bertumpuk pada nilai-nilai positif, adakalanya dapat berubah menjadi sesuatu yang asosial.
2)    Macam-macam Tanggung Jawab
1.      Tanggung jawab pada diri sendiri
2.      Tanggung jawab terhadap keluarga
3.      Tanggung jawab terhadap lingkungan
4.      Tanggung jawab terhadap kesehatan
5.      Tanggung jawab terhadap pendidikan
6.      Tanggung jawab terhadap negara
7.       Tanggun jawab terhadap Tuhan

Ø Contoh-contoh dari Tanggung Jawab
1.      Contoh dari tangung jawab terhadap diri sendiri yaitu kita harus menerima apapun akibat dari semua yang kita kerjakan entah itu baik ataupun buruk.
2.      Contoh dari tanggung jawab terhadap keluarga yaitu merawat dan mendidik anak sejak usia dini agar menjadi manuasia yang berguna bagi negara dan agama kelak dewasa nanti.
3.      Contoh dari tanggung jawab terhadap lingkungan yaitu ikut serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan cara tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menebang hutan secara sembarangan karena dapat merusak lingkungan
4.      Contoh dari tanggung jawab terhadap kesehatan yaitu dengan cara menjaga kebersihan lingkungan sekitar karena penyakit di timbulkan dari lingkungan yang kotor dan banyak sekali hewan dan bakteri yang tinggal di tempat yang kotor.
5.      Contoh tanggung jawab terhadap pendidikan yaitu dengan cara menyelesaikan secara tuntas semua tugas yang telah diberikan.
6.      Contoh tanggung jawab terhadap negara yaitu dengan cara taat membayar pajak.
7.      Contoh tanggung jawab terhadap Tuhan yaitu dengan cara taat malakukan ibadah serta menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya.
3)    Pengabdian dan Pengorbanan
A.   Pengertian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat taupun tenaga sebagai perwujudan kesetian, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian itu pada hakikatnya adalah rasa tanggung jawab. Apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencukupi kebutuhan. Hal itu berarti mengabdi kepada keluarga.
Lain halnya jika kita membantu teman dalam kesulitan, mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian, tetapi hanya bantuan saja. Manusia tidak ada dengan sendirinya, tetapi merupakan makhluk ciptaan Tuhan. Sebagai ciptaan Tuhan manusia wajib mengabdi kepada Tuhan. Pengabdian berarti peenyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan, dan itu merupakan perwujudan tanggung jawabnya kepada Tuhan YME.

Ø  Macam-macam Pengabdian

1.      Pengabdian terhadap tuhan
2.      Pengabdian terhadap orang tua
3.      Pengabdian terhadap dosen
4.      Pengabdian terhadap negara

Ø Contoh-contoh dari Pengabdian

1.      Contoh pengabdian terhadap tuhan yaitu dengan cara rajin beribadah kepada Tuhan YME.
2.      Contoh pengabdian terhadap orang tua yaitu dengan cara menghormati dan menjalankan apa perintahnya selagi perintahnya baik dan tidak menyimpang.
3.      Contoh pengabdian terhadap dosenyaitu dengan cara mengerjakan semua tugas-tugasnya dan rajin belajar.
4.      Contoh pengabdian terhadap negara yaitu dengan cara ikut serta dalam pembelaan negara dan ikut serta dalam menjaga keamanan sekitar.

4)    Pengorbanan

A.    Pengertian
Pengorbanan adalah  suatu orang yang merelakan demi kepentingan bersama atau untuk orang lain.
·  Pengorban ibu bapak yang sanggup mengetapikan rasa sakitnya demi kebahagian dan kegembiran anak – anak, kerana rasa cintanya pada anak – anak mereka.
·  Pengorban seorang abang/kakak/adik memberi ruang kepada adik beradiknya     menjalani keidupan yang lebih baik demi rasa cinta mereka kepada ikatan persaudaraan yang terjalin.
·  Pengorban seorang kekasih mendoakan kekasihnya agar menjadi seorang pembimbing dan imam padanya sesuatu hari nanti demi rasa cintanya pada kekasihnya.
Akibat dari sebuah pengorbanan adalah akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan. Contoh pengorbanan ibu terhadap anaknya.

Rasa tanggung jawab harus di tanamkan diri usia dini agar kelak saat dewasa nanti mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi dan juga menjadi pribadi yang santun dan baik di dalam bermasyarakat. Rasa pengorbanan juga harus di pupuk hingga dini dan di beri pengertian kepada anak-anak kita agar tidak memikirkan uang, harta ataupun jabatan dalam berkorban, korbankanlah apa saja yang kita mapu kita korbankan kepada orang-orang yang membutuhkan uluran tangan kita.
“Janganlah pernah takut untuk memberi atau sedekah karna engkau tidak akan menjadi miskin melainkan hartayang engkau sedekahkan akan menjadi berlipat ganda”.
Demikianlah sedikit materi yang dapat saya tuliskan dalam blog ini, masih banyak materi’ yang dapat di tuangkan dalam blog ini. Tapi saya kira semua telah di jabarkan dan telah di terangkan oleh orang yang lebih ahli dan mempunyai pengetahuan lebih tentang materi ini. Jika ada kekurangan dalam tulisa saya ini, saya meminta maaf karena benar hanyalah milik Allah semata dan kesalahan datangnya hanya dari diri saya. Terima kasih  
Janganlah kalian manusia merasa sombong dan hebat, karena kalian tidak dapat hidup di dunia ini sendiri (individualis)”.

WassalammualaikumWr. Wb.

Sumber:







Manusia dan Tanggung Jawab

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar